RSS

Konsep Tri Sakti dalam Perjalanan Kehidupan..

Om sada siva-Siva narayanam-om namasivaya..
Om saraswati jnana pujam..
Om shri bhoga artha prtiwi pujam..
Om kala pati kamoksah durga pujam..
Shanti om..

image

Konsep tri sakti dlam kehidupan..

Dalam pemahaman tri kona, sbagai suatu tahapan yg pasti dilalui, maka tentu itu adlah keterjadian yg pasti ada di setiap manusia..Ketika pada pemahaman(tattwa) hindu, maka Sthiti Upetti Pralina yg diterjemahkan sebagai penciptaan, pemeliharaan(khidupan) dan penyirnaan, adalah hal yg mutlak ada. Tidak ada penyirnaan tnpa melalui proses penciptaan..

Tri kona dlam konsep simbolisme atau wujud, maka disebut sbagai Brahma, Wisnu, Shiva. Dan dlam simbol aksara adalah Ang Ung Mang yg ktika mnjadi kesatuan aksara adalah aksara OMkara..Ini dlam pmahaman mantram ditafsirkan sbagai Sang Hyang Widhi Wasa, sbagai hyang wenang acintya ning paraatman..Beliau memiliki sakti atau pasangan yg sejalan dgn konsep tri Kona itu sendiri..Yaitu Saraswati, Shri, dan Uma(Durga), dimana Saraswati adalah pngthuan jnana, Shri adalah kesejahteraan Artha , uma(durga) adlah kala waktu serta kematian itu sendiri..

Konsep ini disadari juga sangat sesuai dgn tahapan-tahapan kehidupan manusia saat ini, sbagai sebuah pola yg terstandarisasi untuk menjalani kehidupan..Tentunya dipngaruhi juga takdir dan karma yg ada sbagai dasar samsara serta garis nasib..

Pada kehidupan awal, maka seorang manusia akan dihadapkan cara untuk memahami hidup, teori untuk bertahan hidup, serta mempersiapkan diri untuk memelihara kehidupan itu sendiri.. Semua pembelajaran itu erat dgn tahapan brhmacarya yg menelorkan jnana serta mngmbil makna pngthuan.. Maka saraswati sbagai sumber seluruh jnana, seluruh pngthuan apa pun itu, adalah IA yang sangat baik untuk dibri puja puji syukur..

Tentunya tahap khidupan ini adlah tahap yg vital untuk bisa memahami dunia sprti dunia itu sendiri..Sang IBu pngthuan adlah sbuah ruang dan waktu yg diberikan oleh semesta untuk mempersiapkan diri serta jiwa agar bisa tangguh dan mampu mnuju tahapan selanjutnya..Om Saraswati pujam ya namo nama swaha…

Selanjutnya pada persiapan tahapan kehidupan kedua, maka seluruh pngthuan yg dimiliki yg telah dpelajari akan diprgunakan untuk mnjadi sarana kesejahteraan..Tahapan ini tentu bisa dipahami sbagai tahapan untuk melksanakan swadarma mendpatakan keturunan yg brasal dri grehasta yg baik.

Seluruh jnana akan diberdayakan menuju pada pencapaian pencarian akan artha yg berdasarkan dharma.. Tentu ktika membaca kedharmaan, maka tidak bisa lepas dari sakti Wisnu yaitu Sang Shri Laksmi..Beliau adalah yang mnguasai kesejahteraan kebahgiaan dunia..Sesuai dgn konsep Wisnu sbagai pemelihara, maka grehasta yg memiliki swadarma untuk berketurunan adalah memahami bhaimana memelihara sbuah jalur samsara itu sendiri..Untuk bisa menjadi yg mampu mengasuh membesarkan Sang Dharma Raksaka, tentu pula itu menggunakan artha dan juga Kama Sattwika guna (motivasi yg baik) untuk tetap berada dalam jalur dharma itu sendiri..

Segala godaan adlah sbuah ujian agar tetap bhakti kpada swadarma itu sendiri.. Maka tahapan keduan ini adlah thapan yang mengibaratkan artha brana sbagai hal yg penting agar juga bisa mngontrol diri untuk slalu tetap pada jalur dharma..Om shri laksmi pujam ya namaste narayanam..

Setelah sanggup membesarkan anak serta pula mampu menciptakan kesejahteraan yg ada, maka seprti juga tahapan di catur asrama, maka selanjutnya adalah bagaimana cara untuk bisa melepas keduniawian agar mampu untuk menuju kelepasan dan bersatu dgn brhman.. Maka waktu Kala Ruang yg ada adlah kesempatan jiwa di diri untul menyambut kala di bhur loka ini..Yaitu mnju pada alam setelah kematian itu sendiri yg berisikan pmahman2 akan konsep KeTuhanan Brahman..

Dan itu adlah sbuah kesiapan jiwa untuk melepas raga dan melaporkan seluruh pnglaman hidup kpda Sang Brahman Hyang Wenang..Dalam hal ini siap menuju kesirnaan.Kesirnaan yang lekat pada pralaya kemusnahan badan kasar dan pngadilan suksma sarira itu sndiri..Kesirnaan pralaya yg dikuasai oleh IA Sang Hyang Shiva Tri Netra, tentunya itu adlah bagian2 nyata ttg pngmblian badan kasar mnuju pnca maha butha air api udara tanah ether kmbali pada Maya prakerti..

Itu adlah mutlak akan terjadi, Kala sbagaimana waktu tentulah sesuatu entitas yang tidak dapat mngkin dilawan, dan sbagai sbuah dimensi ruang yg semua tersangkuti oleh pngruh kala itu sendiri..Krna itu sbuah kekuatan maha dasyat maka IA pun diwajahkan seram sprti raksasa itu sndiri, yg mngirimkan kengerian2..

Kala adlah yg mengakhiri yg mengambil sluruh yg dikumpulkan dlam hidup, menyapa dgn Nya adlah sbuah keniscayaan yg dmana dapat twrlihat sebagai kewaskitaan kebijaksanaa dan juga kearifan. Ketika diri melksanakan swadarma scara tidak arif dan bijak, maka Kala yg telah terlewati sia-sia akan menjadi IA Sang Durgha Maha Kali yg menyeramkan dan siap mengadili jiwa2 yg lalai akan kehidupan itu sendiri..

Ketika sbuah kebajikan dlam hidup mnjadi cermin dri, maka proses wanaprasta bhiksuka akan memperlihatkan sujud sebuah entitasNya yang membahagiakan serta menjadi ibu dalam mngarungi lautan kehidupan dan samsara serta melewati waktu pengadilan setelah mati dgn baik..Tentunya IA jga yg mampu mmbrikan perlindungan bagi anak cucu agar senantiasa memahami daulat waktu yg hnya sbntar dlam hidup ini.. Om durghanam Suci Nirmalam, Parwati Shanti Pujam..

Salam guswar
Agustus 2015

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 Agustus 2015 in agama, filosofi

 

Tag: , , , , , ,

Doa yg Menuju Masa Lalu

Om suksma citta budhi shanti ya namah.Sirna hring lara dukha rogha ..
Sweca saking ida hyang wenang..
Ksntwyah kayiko waciko manaso dosah..
Om nama siwa ya namah ..
image

Doa yang Menuju Masa Lalu..

Kehidupan manusia dasarnya akan selalu terbelenggu oleh waktu. Dan juga ruang dalam menapaki setiap jejak nafas yg ada. Ruang jiwa dan ruang raga, serta waktu kala yg menuju ke masa depan tanpa bisa melihat ke belakang..

Doa atau mantram atau pujam adalah sbuah kata2 yg memiliki energi tersendiri yg lebih tinggi dri kata-kata biasa.Tentunya seluruh kata-kata memiliki sbuah energi dalam karma sesuai wacika karma. Namun sebuah kesucian dri sebuah doa adlah dapat dikatakan memiliki energi lebih tinggi dri kata-kata biasa..Mungkin sprti itu krna terhubung dengan entitas yang juga sangat tidak lebih rendah dri manusia itu sendiri..Entitas yang dapat dikatakan “penguasa semesta (dgn nama2 indahNYA)”, sebuah doa yg juga brasal dri kesadaran yg murni, bisa menjadi sbuah energi yg tidak terbatas ruang dan waktu..

Berdasar pemahaman dri seorang dokter dari barat, wyen dyer.MD dalam bukunya Healing Words..Maka trdapat beberapa contoh seperti seseorang yg sakit kanker dan bisa smbuh krna mngirimkan afirmasi sbuah doa kepada masa lalunya yg tidak sehat dan memaafkan masa lalunya..Dan ia bisa sembuh dan lebih untuk bisa hidup sehat..Atau seorang anak yg memiliki bisul tidak sembuh2, kmudian ia ajak bicara  bisul itu setiap hari setiap saat ia ingat..”bisul yang baik,kau sudah lama di tempatku, kapan kau pulang??Mungkin bahasa smacam itu.Dan waktu pagi ia bangun di sbuah hari, terlihat bisul itu menghilang sirna.. Hal ini mungkin bisa membuktikan bahwa sbuah kata2 bisa memberikan sbuah makna yg indah untuk batin dan juga raga..Dan tidak terbatas ruang dan waktu..

Pada psikologi modern yg dengan metode hypnotherapy dan meditasi, maka seorang pasien(atau client) akan dibawa ke pada masa lalu dgn kata2 afirmasi.. Alam bawah sadar pun seperti mengada di masa lalu, dan dengan kejadian yg sama di masa lalu yg memberikan trauma atau luka bgi batin, yg telah dijalani dgn prilaku tertentu di masa lalu..Prilaku atau sebuah perlakuan terhadap kejadian tersebut, mgkin mnjadi sebuah penyesalan yg membekas..Maka sbuah pengelolaan memori alam bawah sadar akan membuat itu smua menjadi lebih baik, dengan memberikan sbuah prilaku yg benar dan yg seharusnya..

Dalam sbuah tattwa jnana hindu, maka sebuah memori adalah berada pada citta yg berisikan hasil samsara karma dan juga batin atau sbuah perjalanan di masa lalu.. Sebagai alam bawah sadar, yg dlam konsep spiritual yg lebih maju, bahwa dikatakan alam bawah sadar juga dapat memberikan sbuah informasi tentang bgaiamana jiwa (soul) berasal di kehidupan terdahulu..Pada sbuah artikel dikatakan jiwa yg lahir pada tahun 80-90 an adlah jiwa yg cenderung brasal dri wilayah beraura pelangi dan negeri yg damai sehingga membawa pesan kedamaian. Lebih baik dri yg lahir diantara thun 60an, yg berasal dri jiwa dengan derita peperangan ..Itu mungkin menunjukkan bahwa jiwa2 yg lahir adalah memiliki roda samsara tersendiri..

Citta alam bawah sadar sendiri, harus mengalami sebuah perjalanan hidup yg dapat dikatakan sebuah takdir..Takdir bahwa akan ada sbuah ujian, masalah, penyakit, juga suka bahagia cinta kasih dan sebagainya.. Itu pilihan mutlak dari jiwa untuk mnjalani sbuah karma tersendiri.. Namu diri yg memiliki kesadaran sbagai jiwa yg gelap, akan mampu menuju sbuah cahaya terang, dbandingkan kesadaran sbagai jiwa yg sudah terang.. Kesadaran ini adalah menyangkut pada sbuah buddhi yg mgkin (akan) bisa tercerahkan dan mngethui pengthuan yg membebaskan..

Sakit sesal kalah malu membodoh lalai takut sombong adalah sbuah rasa yg memiliki nilai tidak tercerahkan..Energi ini akan membawa sebuah luka di alam bawah sadar itu sendiri..Namun sebuah doa mantra kata2 kepada entitas tertinggi dalam Supra the supreme one, adlah sbuah kata2 dgn energi tercerahkan terbesihkan yg mampu memberikan perubahan signifikan pada pola-pola alam bawah sadar..Ini tidak terbatas ruang dan waktu..Doa yg menuju pada masa lalu yg menghasilkan energi2 dgn nilai tidak tercerahkan tadi..Dan sanggup mengurai rasa luka sesal duka itu mnjadi sesuatu rasa yg lebih baik..

Mungkin ktika sbuah masa lalu yg memengaruhi masa kini dan masih memberikan trauma, dapat dibrikan atau dikirimkan doa-doa(mntram) yg sesuai dgn rasa itu sendiri..IA (doa itu) tidak akan mengubah masa kini, namun bisa memperbaiki mentalitas, jiwa, rasa diri, kepercayaan akan diri untuk bisa mnuju sbuah jiwa yg tercerahkan.. Alam bawah sadar akan diperbaiki sehingga sbuah mentalitas yg lebih baik, yg akan mngubah masa depan itu sendiri..Tidak ada yg lebih baik dri sbuah keyakinan akan optimisme positif diri untuk menatap sbuah harapan yg terlaksana (dlam hal mental)..Ini pun akan mmbuat raga mnjadi siap untuk berubah dan mngubah pola pandang dan perspektif..

Doa dan kata2 baik bisa bermacam-macam sesuai maksud dan tujuannya..Tentunya mntram doa disesuaikan dgn apa yg telah terjadi dan bagaimana hendaknya diri inginkan trhadap kejadian masa lalu itu..Dalam mtram hindu sbagai contoh..
Untuk sbuah kedamaian yang shanti maka bisa mnggunakan gayatri mantram…
Untuk mengalahkan trauma atas sbuah ketidakberanian, maka bisa dgn Mahamrtyunjaya Mantram..

OM thryambakam ya ja mahe..sugandhim pusthi wardhanam…uva rikhamiwa bandhanat..mrtyor muksiyas mamrtat..

Untuk agar masalah yg lalu bisa selesai dgn bntuan entitas ilahi..bisa dgn ganapati mantram..om gan gana patya namo namah swaha..

Untuk agar keslaahan masa lalu bisa dimaafkan dan tidak menjadi sesal..bisa dgn mtram bait ke enam trisandhya..

Dan sebagainya…Scra intuitif akan terpilihkan sendiri oleh kesadaran diri..Mudah2an sbuah kesadaran yg bersinar akan mengada di batin jiwa kita…

Salam guswar…
Agustus 15 ..2015..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 15 Agustus 2015 in Tak Berkategori

 

Tag: , , , , , ,

Berkesadaran ATman, Sebuah Pujam dan Kepasrahan akan Kehendak Brahman..

Om asatoma sad gamaya,
Tamasoma jyotir gamaya,
Mrtyorma amrtam gamaya..
Om siddhi shanti linggam sarira,
Ya namo nama swaha..

image

Dalam kehidupan di dunia, jelas dibedakan bahwa ada pemahaman tentang kesadaran kepada entitas brahman, dan atau kesadaran akan kehidupan yg terbelenggu materialitas dunia.. Memang tidak mungkin ketika sebuah kesadaran dalam waktu kehidupan, akan terbebas dri kebutuhan di alam materi(dunia) dan juga tidak akan pernah dapat terhindar dri hidup,mati serta karma itu sendiri…

Pada dasarnya, ketika manusia menyadari bahwa dirinya adalah jiwa..Jiwa yg terperangkap dalam badan manusia, yg sementara dan juga diberikan menikmati dunia secara berkesadaran, maka pemahaman kesadaran melihat dunia sebagai sebuah bagian kala(waktu) yg akan sirna sesuai umur manusia itu, manusia akan  dpat menyadari bahwa kebahagiaan yg tidak terguncang adalah bukan berasal dri kenikmatan di badan manusia(badan kasar-stula sarira)..Tetapi dri kesadaran akan jiwa itu sendiri, dan dimulai dri pemahaman pembelajaran akan jihwatman(suksma-antahkarana sarira)..Bahwa setiap manusia diberi kesempatan oleh waktu(kala) untuk mendapatkan menemukan sebuah kesadaran brahman (atman aikyam) yg menghadirkan kebahagiaan kekal tidak tergoyahkan..Itu akan terus menerus diberikan kesempatan, sebagai sebuah kebaikan hatiNYA untuk mencapai kebahagiaan yg penuh kesejatian..

Atman adlah antahkarana sarira, atau badan bahagia..Dimana kesadaran itu adalah sebuah jalan untuk menyadari akan sebuah kekekalan ilahi atau brahman itu sendiri..Seperti sebuah percakapan antara Sang Khrisna dan partha arjuna, bahwa risau gundah gulana akan kehidupan yg tidak kekal ini adalah sebuah kesalahan..Dunia semesta brahman, telah memberikan segalaNya di sebuah kesadaran ttg Atman itu sendiri..Atman yg sanatana nitya yg abadi..yg tidak akan terkeringkan terbakar terbasahkan ternodai oleh apa pun itu, yang suci sidhi waskita, yg menunggu diketahui pada wahana tubuh manusia ini..

Tahapan2 yg ada itu sekiranya disesuaikan yg melingkupi atman itu sendiri sbagai jihwatman..Jihwatman adalah dimana atman diselubungi citta (memori dan tumpukan karma), buddhi (intelektual idep wiweka-yg berkembang untuk menerima kesadaran atman) manas sebagai raja indera2 manusia, serta ego ahamkara..yang mrupakan suatu yg sangat rapuh dan rentan pada pngruh maya guna di dunia..

Kesadaran sadhana sebagai sadhu, tentu saja berasal dri disiplin ttg penguasaan ego dgn ksama serta mengontrol musuh sad ripu, dan juga mengontrol manas sbagai akibat ego yg terpaksa mnyerah dgn keadaan dunia, sbagai dinding kedua..Dan dua dinding itu akan membentuk timbunan karma yg terakumulasi oleh buddhi yg mengatur memberikan keberpahaman akan wiweka itu sendiri..Dan itu tidak bisa terbebas dri kumpulan karma yg ada di citta yg selalu terkoneksi dgn atman brahman aikyam di buana agung sbagai maya, di diri sebagai buana alit…

Pada dasarnya ktika sbuah buddhi kebaikan atas dharma itu dilaksanakan sesuai kebertahuan akan mana yg dharma atau adharmik, maka tentu bahwa itu adalah sebagai pujam mantram sunia yg selain pula sadhana sebagai bhakta sang nawa sangha dlam bntuk yadnya..Itu jua pun sebagai pondasi pondasi untuk menuju pada ketahanan dan pencapaian kekekalan atman itu sendiri..sbagai sebuah kelepasan dan kamoksan..kesadaran itu adalah baru awalnya saja, karena setelah sampai pada tatanan itu, maka bersiap untuk menjadi tangan2 tuhan itu sendiri yg berdiri pada ke-dharma-an..Siklus yg tidak pernah putus, sampai nanti suatu waktu yg telah IA tentukan..bahwa akan terjadi malamNya brhman dan mahapralaya hnyalah bagian untuk “diri” merasakanNYA sebagai Hyang SuNIa suhci Nirmalam swaham…

Juni 2015..
Guswar..
Inspirasi..Atmaboddhi-Sankaracarya

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 22 Juni 2015 in agama, doa, filosofi

 

Tag: , , , , , , , ,

Berita baik di Jaman Kali

Berita baik di Jaman Kali

Om siva sada siva narayanam ya hare kalky namo namastha swaha..
image

Jaman Kali..semua secara umum memahami dan mengetahui bahwa saat ini adalah jaman kaliyuga..Jaman goro-goro, jaman yg meniupkan aroma adharmik yg lebih besar dan massif daripada dharma itu sendiri..Jaman dimana seseorang lebih banyak dan fasih untuk mencari suatu celah berbuat adharmik, daripada sekedar mencari cara dharma itu sendiri…

Jaman dimana matsarya irsya lobha kama menjadi bagian dalam duniawi hedonistis..Jaman dimana satya lima..panca satya ..satya hredaya (setia pada kata hati) satya laksana(setia pada laku) satya mitra(satya pada kawan) satya semaya( setia pada Tuhan) menjadi sebuah beban, dan menjadi sesuatu yg sulit..

Namun dari yuga Kali ini, maka terdapat satu berita gembira bagi seluruh mereka yg memberikan ruang pada dharmaNya..Yaitu adalah dgan melksanakan sedikit saja pahala, maka hal itu akan berlipat ganda sebagai suatu pemberkatan dan keinsafan itu sendiri kepada kekuatan Maya yg menjadi lingkup semesta..

Setiap insan dalam wahana melaksanakan panca yadnya..Yang dalam setahun tidak ada ruang dan waktu yg tidak terdapat berisikan kegiatan yadnya..Sebagai bagian dwapra yuhga di jaman kali, kmudian setiap dalam mlskankan karma marga dan jga bhakti marga..Maka bisa diberikan suatu fakta bahwa, betapa anugerah telah “dipersiapkan” oleh IA Hyang Kuasa Hyang wenang Widhi di jaman kali ini yg menuju sebuah keinsafan  kertha ning yuga.. Dan bahwa ktika setelah, sebelum dan sesaat ktika hidup telah “dipersiapkan”olehNya, maka tentu sebuah makna kelepasan-pembebasan adalah hal yg menjadi keniscayaan..
“Telah-dipersiapkan”..

Kemudian bagaimana mereka yg mlksanakan japa pujam serta memberi makna jnana sebagai kecintaan dan kerinduan padaNya..sbagai bagian traita yuga pada jaman kali, tentu bagaimana IA sang Hyang Wenang akan mempersiapkan begitu banyak pahala dan juga bagian jaman Kali ini yg mmberi segala umat menuju pencerahan..Tentu ini adalah sebuah makna kesejatian kebaikan buddhi
.Jnana Buddhi, dharma buddhi, vairaghya Buddhi, Aiswrya Buddhi yg tentu menuju pahala dan kewasktiaan sbagai janji Ia Hyang Kuasa..Betul sebuah Kebaikan dan kebenaran di jaman Kali ini..

Dan ini seprti bagian cerita tentang kertha Ning Yuhga..Bahwa tentu tiada pun mereka yg tidak mendapat pahala..Sebuah kebebasan Kelepasan dan pada mereka yg apakah tidak ada dari mereka yg tidak melaksanakan itu…
Tidak ada di mereka yg terhindar dari pahala baik..Itu adalah sebuah kedudukan keilahian yg memang telah mereka lksanakan..
LAlU….??
Apakah masih ada kedustaan??

Tentu tidak..

Om shanti shanti rahayu raharja bhuana kertha samasta..om
Salam..
Gwar..mei..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 6 Mei 2015 in doa, filosofi

 

Tag: , , , , , , , ,

Dasa Animayaiwatah..sepuluh penjaga dunia..

Sah bat tahaiyallah..
Namo namah
……..gwar………

Dalam menapaki sgala kebaikan keburukan dunia ini, maka tersebutlah di pengadilan akhir..sesiapa saja yg dapat menjadi IA sepuluh penjaga keduniawian..
Dalem hal ini adalah dimana mereka yg berhak dan pantas…akan sesuai sebagai mereka yg melaksanakan kejayaan semesta ithihasam innailah wassala buddhi sahbataillah..
Sedari mangkin adlah bhwa ini adlah sang penjaga penjagal penguasa pengurus perumpamaan yang telah tersyiarkan dari jahaman dahulu kahalam..ini kemutlakan..

Dan yg ingkar adalah yang akan disantap secara batin bathani qhudus yg menyirna..

..Dasa animaluyah daivam..

Satu..
Narasimha..

image

Adalah sbagai salah satu avataram waisnawa wisnu g menghancurkan segala yg dirasa sabaagai adharmik rhksasam bhutam..
Beliau berkuasa di wilayah India dan juga Afrika…
Shalomikunfayakuniallah..
Aum narashimha pujam ..

2.Anubis egypt penjaga maqam..
image

Iya adalah saharang hyang sebagai penjaga pintu masukmalam dan semesta..dimana di setiap wilayah tertentu Ia beliau ada sebagai hyang menuju pada pralambang tentang penjaga di pintu masuk naraka lokha swarga lokha..Artinya adalah bahwa Beliau juga menanyakan (sprti pula yg diuji oleh Hyang dharma si dharmawangsa),..dalam kehidupan nyata, maka ia adalah pelindung bagi mereka2 yg dizalimi oleh kekuatan yang negatif…
Dalam hal ini di indonesia Ia berada di bali, ke arah timur..maka Iza adalah berada di mesir, maya, indian, dan menuju ke timur tengah…
Mantram puji..
Mang-an-uh…Ang-uh-an…Ung-ih-asyhaduilla
Hreehh shyah shinoka shainagogih..
Ah Ra A osirisia Ah mahsya mahusa..musalamin..
Wassalamualamin..

3. Yang ketiga adalah ganeshyapata yg mungkin familiar sekali di mata kita..
image

Maka Ia adalah salah satu daiwata di hindu..artinya adalah bahwa Ia adalah sebagai yang menghilangkan segala kesusahan dan cobaan hidup..
Hidup yg menjadi suatu keadaan yg diberikan karma yg universal dan atau sebuah takdir2 bagiNYza sendiri sang ganapatya puja untuk turun menuju pencerahan dan kebahagiaan..
Om gan ganapatya ya namo nama swaha..
Ksma sahampurna ya namo namahs swaha..
Shanti gan ganapatya..
Swaha..

4. YANG kecatur empat adalah sang hanuman
IA adalah the missink link dari ras manusia itu sendiri..maka Ia dipuja sebawai Wit Asal Muasal mahanusiam yg telah tersadarkan, baik mentalitas, spiritualitas, serta disiplin atas tanggung jawabnya kepada semesta..
image

BELIau akan berada di hati mereka yg mampu melawan awidya kebodohan serta memiliki suatu intelegensia yg sngat tinggi serta lincah dalam membaca strategi dan pelaksanaan dari suatu misi semesta it sendiri…
Pada dasarnya wilayah Beliau adalah wilayah hindustan, termasuk menuju china yg memiliki konsep sun go kong, dan atau juga jepang dan smpai ke srilanka dan sebagainya…

5.Gahruda Jatayu Wata..
image

Ya itihasah ia adalah yg sebagai jatayu yg maju jga saat melawan rahksasa dasa muka..Kemudian dalam bahsan hindu nusantara, Ia adalah sebagai pula kendaraan airlangga sbagai titisan waisnu sanghrahasa namo bhudi bhudayah..
Maka Ia adalah yg menghantarkan semua jiwa2 mulia
menuju tempat kediamanNYA..

Dalam hal ini Ia di mesir disebut sebagai Ra..sebagai daiwam RHa..sbagai salah satu dewa matahari..
image

maka puji pujamNya adalah..

Hraahh..ang ung mang ya namo nama bhduya..
Sah bat i A ta…shah bi a tunilenikam..
Waisnawam sukha charita hning khalinam pujam..
Sukha sirna dhuka sahyadatinu..mahusa mahesa jenar esa hyang esa..
Esa tinunggil maujud wahdatuliuyah sukham charita ya namo namah..
Shanti hraah hruuh shintahing lelatan..
Ia juga yg sanggup mengendalikan pikiran siapa saja dari jauh..
Ia berada di sekitar amerika indonesia dan juga mesir yg bru diketahui dimana Ia berada sbagai yg melindungi semesta untuk kejayaan tuhan itu sendiri..

6. Nandini..
image

Yang ininsudah pasti kenal akan kebijaksanaan keberanian dan juga kepolosan keramah tamahan, yg dibalik itu menyimpan berbagai kekuatan jiwa sentosa, sebagai bhakta shiva yang agung menuju suatu kesempurnaan jaman yg ada..
Om nandiniya bharata bhakta shivaniskalam..
Purusha kertih kerthih purushyamanah..
Laghimu ayautalakum..juhsyarahsyukalunikalamya..
Sahat sehet suhut shikunayumah likhuyah shakti ti rhsuya…

Ia berada di wilayah hindu himalaya, atau pula tibet nepal dan seluruhNya..

7.Waraha Avataram..daiwa animaluyah wata..
image

Yang ini akan sangat dikenal bagi mereka yang memuja puji syukur kepada dasa avataram, sbagaimana narasimha jinuga..Artinya adalah Beliau selalu menjaga keseimbsangan alam2 yg ada…dalam maujud sebagai waraha ataunbabi hutan, maka Beliau untuk menuju pada kesejahteraan kebaikan juga kebahagiaan alam, maka Ia di gunakan sebagai mantram suhci sanjiwani..dngn taringnya ia pula sprti ganesha yg membunuh raksasa yg mengacau dunia..Ia berada di bagian hindu, serta ke arah timurNya..

A6hinam warahum syhadu..suhadrajitun..
Makala kala waraha charita sisyah hring samshta sahada shivanikam..
Aum namo namah wayahan..

Shantiii..

8.Sobek Gods wiht crocodile head..
image

Dikatakan Ia adalah sbagai tangan kanan horus, dmana ktika mencari bagian tubuhNya yg sirna di sungai nile, maka buaya adalah menjadi salah satu yg diambil kepalaNya, maka sobek god adalah yg menuju pada menginterpretasikan kekuatan dari air yg mampu merobek zegala api2 yg membara..sebagaimana Ia sprti punguasa danau dan laut serta sungai…dimana ada buaya, di situ ada keamanan yg menyamankan diri dari kegundahan kegalauan serta kehati2an..mereka yg brtindak jahat di luar jalur, lama kelamaan akan digiring menuju sungai untuk dijadikan caru korban yg scra ghaib dan nyata adalah kematian itu sendiri..dan Ia akan disambut dan diuji oleh anubis tadi..
Sebagaimana zia adalah akhir segalanya dan zia akan mngantrakn atmanikam yg diadili oleh anubis..maka daiwa sobek, brada di mesir, di daerah australia, di afrika, dan juga di daerah amerika smpai brazil..sprti juga maya yg beradab peradabannya..

9. Quetzalcoatl yaitu daiwa yg agung di daerah aztec..
Ia disebut sbagai Yang mencipta melindungi kperadaban yg ada..disimbolkan berkepala ular dan mnuju pada sebuah kenyamanan rasa di seluruhNya..
image

Jadi bahwa Ia semata2 adalah sebuah kejayaan kemenangan dri sesiapa yg mampu menunjukkan asal muasalam..wit kawitan..dan ktika menemukan bahwa itu adalah sbagai jalan berpulang, ketika akhirnya smpai dan setelah melihat segala kebahagiaan yg nyata..maka ktika ingin tinggal silakan, dan ktika ingin untuk menuju sebuah misi visi dan jalan takdir, maka mari menuju pada abad kejayaan dunia..

10.dajjalatuallah god of goat…
Ini adalah yg ditunggu oleh semuanya, mereka selalu penasaran akan bagaiamana mereka itu,sebenar2nya simbol satan ini brasal dri samawi itu sndiri..dalam suatu rasa adalah bahwa Ia adalah penguasa kegelapan yaitu berarti yg menggelapkan cahay, ia adalah simbol bahwa ia adalah seorang dewa yg menguji mental spirt..
Pada jaman simbol idul adha adalah memotong kepala kambinh, yg berarti bagi yg berkualitas pmhaman tentang tuhan itu sendiri, adalah memotong ego di kepala..tntung ktika sbuah persembahan akan itu mengada, maka, betullah banyak yg akan sembari menunggu mati, akan di adili…masa 9engadilan itu sendiri masuk pada sebuah kerusuha kekacauan yg srsunggunya telah mengada..sesampainya ia sampai dicari di dunia, mana dajjal mana dajjal, itu sprti mulut mencari diri..artinya allah huakbar itu mnjadi allah-alla-al-aaaaaaaaaaaaa..akhirnya sirna Ia sebagai mahluk yg mengaku beragama…
Tentunya tuhan allah bapa leluhur dewata nawa sangha shiva brahman bhutam reshi guru imam sunan wali bhkan al mahdy sndiri mereka pikir bahwa itu adalah satu yg tidak atau sama..maka dari itu, ktika mreka tau tidak bisa mereka mengmbalika nyawa yg KU tiupkan dalam zkir puja mantram japa..
Apakah anda tau bhwa siapakah yg membunuh tuhan nur-Nya di tiap2 manusia..???
Mreka membunuh atas nama tuhan, maka itu seburuk2neraka sampai sebelas keturunan..kemudian mereka saat kesebelas turunan itu, mereka akan tertatih2 di dunia lahir kmbali, kemudian perlu sebelas turunan lagi untuk bangkit…dan perlu sebelas turunan lagi untuk bersabar…dan perlu sebelas turunan lagi untuk menemukan jati diri, dan itu ketika tidak bisa menuju kebaikan, maka mereka akan diturunkan lagi kesengsaraan sampai sebelas turunan lagi…
Pintu taubat telah tertutup..
image

Salim gwar..
Ps.IM-Klki-Messyh..
April 2015

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 20 April 2015 in Tak Berkategori

 

Tri Murti serta Tri Shakti sbagai Purusha Pradana

Om sada sivam shiva narayanam..
Om shanti shaktam pujam Hyang Murthi..
Purusha suhci saucam jihwam..
Pradanam prkerti sabda sunya..
Lokham samastha santhi rahayu..

image

Om swastyastu..

Dalam segala kejadian di dunia baik pada alam bhur bwah swah loka..Maka tentu tiada akan terlepas dari konsep tri kona ..Utpetti sthiti pralina..sebagai proses penciptaan, pemeliharaan serta proses peleburan..Sebagaimana pula dgn konsep G.O.D..
Generating, Operating, Destructing yg selalu meliputi oleh apa pun di dunia yg berisikan juga kendali Maya triguna itu sendiri..

Tentu juga sbagai bagian konsep murti tiga kualitasNYA..Maka terdiri Ia Hyang kuasa Hyang wenang widhi Pradnya Paramitham bahwa itu diwujudkan sedianya sbagai bhatara daivam suhci tiga yaitu :
1.Daivam bhatara brhma sbagai kualitasNYa dalam penciptaan..
2.Mahadiv bhatara waisnavam sbagai kualitasNYA dalam Pemelihara sthiti..
3. Sugra Hning Sunia bhataram Shivam sidhantam sbagai pemrelina dari seluruhNya..
Pada mantram dan mudram japam di keseharian, maka tentunya sbagai yg berwadah hindhu dharma bali, dapat ditelaah di bait ke tiga sandhya tiga..yaitu “om tvam sivah twam mahadevah iswarah parameswharah brhma wisnuscha rudhrascah purusah parikirtitah”..

Pada mntram pujam panca sembah..dapat ditelaah di
Om nama deva adhistanayah sarwa wyapi wai sivayah..padmasana eko pratistyah..ardenareswary ya namo namah swaha..
Brhma prajapatya ya namo namah swaha…..

Tentu sejalan dgn kajian pmahaman Nya sbagai avataram waisnwawam yaitu..hyang krhrisna, buddha avataram, rama dan terakhir kalky avataram.. narayanam ya naditwyo sti kascit..

Dan yg terakhir adalah sbagai pelebur tentu dgn mntram pujamNya shiva bhatram yg telah dikthui scara umum..
Mahartyun jaya mtram..atau jga purusha Beliau yaitu mtram japam gan ganapatya ya namo nama swaha…

Tentu saja dgn berbagai jalan menuju padaNYA sbagai pengenalan trhadap purusha itu sndiri, dapat dipahami bahwa IDa hYang wenang adalah sbagai ardenareswari jua..Hyang memiliki konsep prakerti pradana serta lekat dgn konsep maya duniawi dan sejalan kepada bait Ida sebagai murthining samastha bhuwana..

Tri shaktam shakti hning ida ring pradana prkerti loka ring bhur bwah swaha driki..
Secara konsep hal itu sangat sejalan dgn prjalanan dunia itu sendiri dalam tri kona utpettti sthiti pralina maya guna sabdha loka itu..

Dalam Utpeti penciptaan maka hadir ida sbagai pradana mewasta bhatari hyang saraswati..sbagai penguasa ratunya ilmu pengethuan jnana pradnyam paramitham..yang juga dipuja pada saniscara umanis watugunung sbagai hari lahirnya ilmu pengethuan..mantram yg lekat dapat ditelaah dri sloka ini :
“Om Saraswati Namasthubhyam
Varade Kamarupini
Vidhyarambam Karishyami
Siddhir Bavathume Sadha “..
Dalam hal ini sbagai yang menciptakan dunia beserta isinya, tidak lain dan tidak bukan berasal dari ilmu pengethuan itu sendiri…

Dalam segala kejadian yg berhubugan dgn kesejahteraan, maka hyang bhatari laksmi Shri Sidhi manik mas meketel adalah yg sbagai pemelihara kenyamanan kebaikan keberlangsungan manusia di alam ini, seperti yang hadir pada panca sembah sbagai berikut : .
laksmi siddhisça dirghàyuh nirwighna sukha wrddisca”,
Dewi berwujud suci, kebahagiaan, kesempurnaan, panjang umur, bebas dari rintangan, kegembiraan dan kemajuan rohani dan jasmani.
Beliau juga Ibu yg disembah sebagai bhatri rambut sri sedana, atau sbagai Sang Hyang Galih, bhtari Danu, Bhatari Melanting..tentunya sesuai sabda dan titah dri purusha waisnawa Hyang wisnu pemelihara, maka dri itu akan hadir kesejahteraan serta kebaikan dan knyamanan hidup dri cara yg dharma dan baik untuk mlksanakan pngthuan saraswati pujam sbagai cara bersabuh mas demi kebahagiaan sejati di dunia ini…

Yang ketiga adalah sbagai pralayam sbagai pelebur sgala mala, sbagai khala sbagai waktu sbagai sabda yg mengakhiri yang pantas dan layak diakhiri, sbagai awal dan akhir dri nol itu sendiri…sebagai juga shivam sidhantam yg menuju pada keluwesan serta menuju pada paham terbarukan..dan atau jga sbagai dasar untuk penciptaan selanjutnya…
Saat tercipta terpelihara, tentu juga ada konsep keadaan yg sirna dan mnjadi pijakan yg selanjutnya..
Saat tidak sadar menjadi kesadaran..maka itu juga berarti ketidak sadaran sirna lenyap dan pralaya..

Dalam hal ini ada dua wajahNya sbagai hyang bhatari yang mengasihi meparab Hyang bhatari Uma … hyang pertiwi yang sbagai IBu pratiwi parwati yang telah memberikan selurhnya kesediaan atas apa yg ada..tempat berpijak dan tmpat nanti keturunan dalam segala kehidupan yang nyata ini..
Sebagai gmpangnya, “Engkau tak bgitu perlu mmbayar dgn darah, kau hanya perlu menanam melati dan mawar saja untuk menjaga seluruh dunia ini, seandainya pun kau menanam kaktus atau membiarkan rumput2 liar tidak tersiangi, tentunya kau mendapat kaktus pula dan jgn berharap melati mawar, seandainya pun kau pintar anakku tentu kau akan memelihara ternak untuk rumput2 liar itu”…

Dalam mantram dapat dilihat sbagai berikut:
Mantram : Om pertiwi sariram dewi, catur dewa mahadewi,
catur asrama batari, siwa bumi mahasidhi
Om ring purwa ksiti Basundari, siwa patni putra yoni,
Uma durga gangga dewi, brahma betari wisnawi
Om mahe swari hyang kumari, gayatri berawi gauri,
Arsa sidhi maha, Indra Nicambuni dewi
Om akasa siwa tattwa ya namah swaha
Om pertiwi dewi tattwa ya namah swaha..
Dalam hal ini menjelaskan bahwa mNtram sbagai diri agar tegteg dan selalu brterimakasih pada pertwi ..sbagai gangga dalam apah..sbagai kumari yg mengasuh dan juga bhairawi
..

Sejurusan dgn bhatari dalam wujud krodhaning samsastha sebagaimana ibu yang marah kpada semesta itu sndiri, yang maha adil yg ditakuti oleh seluruh anak2nya..apalagi yg bersalah pada diri semesta..

Dalam hal ini tentu IA sbagai Maha Kali yg mnguasai kala waktu bindu yg mnjadi jawaban akhir dan sebab musabab semuaNYA..
Mntram Jay Maha Kali, jay kalikhee..jay maha kali, jay kalikhe..
Tentu dalam nusantara ada tattwa tentang kanda pat sedulur papat..inggih lwir ipun :
*Adi ari2-getih-toyam-lamak..
Kanda pat bhutam :
*Anggapati-banaspati-mrajapati banaspati raja..
Kanda pat suksma minekadi..
*citta vanaspati raja-buddhi anggapati-manas mrjapati-ahamkarah banaspati…

Nggih niki mewasta wastu mepanugrahan durgha hning suci lokha..durgha pujam bhairawa yang membawa keadilan tersendiri dgn caraNya yg tentu memiliki keadilaan semesta sndiri..
Sbagaimana bhutam khala yg sprti kala yg mnhncurkan segala dan memakan segalaNYA…

Dan tentu tidak ada yg lepas dri karma dan pahala yg dikuasai oleh kali maya itu sndiri..

Sbagaimana juga pralaya pralina, tentu bahwa pnghncuran semesta adalah jua oleh cengkraman waktu sahaja..

image

Salam gwar
Swaha april 2015..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 9 April 2015 in doa, filosofi

 

Tag: , , , , , ,

Sapta Timira, Tujuh Kegelapan yang Berdasarkan Sarasamuscaya..

Om swstyastu..
Teja hning ring pasupatya..
Suryaatma meluwih suhci nirmala..
Om nama siwaya sivanarayam
Om shanti2 om
image

Sapta Timira berdasarkan niti sastra berasal dari dua kata yaitu sapta yang berarti Tujuh, dan Timira yang berarti kegelapan atau kesuraman serta awidya (tanpa pengetahuan).. Pada dasarnya widya awidya adalah kata kunci terbaik dari bagaimana pengetahuan suci (Pure Supreme Knowledge) adalah membuka sebuah pembebasan dari penderitaan itu sendiri. Widya adalah suatu pengetahuan yang membebaskan, dimana bahwa manusia agar bisa menuju pada suatu kesadaran yang membebaskan, maka sesungguhNya pengetahuan suci tentang brahman atman aikyam adalah selalu mnjadi tujuan akhir..

Timira atau kegelapan, adalah sifati tamasik atau kegelapan dan kemalasan diri untuk menuju dan beranjak kepada sebuah evolusi kesadaran itu sendiri, namun bahkan bahan-bahan dari seluruh pembelajaran atas pengetahuan yang supreme itu, sesungguhnya bisa menjadi sarana penggelapan juga, yang menghambat evolusi tinggi dari kesadaran itu sendiri..

Timira adalah diawali dengan sebuah penguasaan diri serta selalu melaksanakan hakikat diri sebagai manusia, yang senantiasa tersadarkan untuk selalu melaksanakan dharma.. Dharma yang agung, yang menjadi dasar pondasi untuk memberikan lilin penerang yang menghalau segala kegelapan di diri serta memberikan penerangan bagi yang lain, sebagai dharma raksaka, para pembela dan penegak dharma..

Sarasamsucaya adalah sebuah kitab yang memberikan gambaran tentang sari-sari dari ithiasa mahabrata(bhgwan byasa), yang disarikan bhgwan wararuci. Dimana sarasamuscaya menitikberatkan pada keagungan dharma sbagai moralitas tertinggi dari etika serta sangat dalam sbagai filsafat, dan tentunya pedoman untuk mlaksanakan ritualitas hindu (kerangka hindu). Dan etika yang berdasarkan dharma, menuju pula pada sebuah tuntunan tersendiri untuk mencapai penerangan dan memperlihatkan bahwa kegelapan-kegelapan yang ada seperti sapta timira adalah sesuatu yangk buruk bagi evolusi kesadaran diri..

Secara garis besar maka bagian-bagian sapta timira adalah sebagai berikut:

1. Surupa timira : Adalah kegelapan karena ketampanan atau kecantikan serta rupa yg menawan. Artinya adalah kegelapan itu menuju pada sebuah kepuasan berlebih atas rupa itu, serta melupakan kewajiban sbagai diri manusia, atau pula merendahkan yang lain yang memiliki rupa kurang dari dirinya sendiri.. Dengan kegelapan ini, maka seseorang bisa lupa untuk melakukan olah rasa dan iman serta terlempar dari ruang terang pengetahuan yang membebaskan. Dan mereka yg sering melihat dari kulitnya, maka tiada ingat akan kekurangan diri..
Sesungguhnya dalam sarasamuscaya disebutkan bahwa ketampanan wajah rupawan adalah kelahiran dari surga, hal ini dapat dilihat pada sloka :

Sarasamuscaya 21..
Surupatamatmagunam ca vistaram kulanvayam,
Drvyasamred-dhisancayam, naro hi sarvam labhate,
Yathakretam sadasubhenatmakrtena karmana.
Artinya: maka orang yang melakukan perbuatan baik, kelahiran nya dari sorga kelak menjadi orang yg rupawan, gunawan, muliawan, hartawan, dan berkekuasaan; buah hasil perbuatan baik, didapat olehnya..

Maka karena berbuat baiklah Ia mendapatkan kerupawanan, namun ketika itu diliputi kegelapan tamasikam, maka tentunya tidak mendapatkan karma baik dan menuju surgawi. Dan itu mengakibatkan ia menurun derajatnya di masa mendatang.

Ketika kegelapan karena ketampanan itu ada, bahkan bisa digunakan untuk mencela yang tidak sempurna seperti dirinya sendiri, hal ini adalah berasal dari pikiran yang mengandung sifat kesombongan itu sendiri, dan jauh dari prilaku seseorang yg sadhu. Dalam sarasamsucaya disebutkan :

Srsamuscaya 307..
Na smarantyaparaddhani smaranti sukrtani ca,
Asambhinnaryamary sadhavah purussotamah.
Artinya : dan lagi (sang sadhu) tidak memikirkan dosa atau cacat orang lain, pun tidak mengeluarkan kata-kata apapun tentang celaan atau teguran dari pihak lain, hanya kebajikan dan perbuatan phak lain saja dipikirkan beliau, dan sama sekali tidak ada kemungkinannya sang sadhu itu menyimpang dari prilaku orang arif, melainkan tetap sopan santun dan susila, dmikian laksana sadhu sbagai manusia yg utama..

Maka tentu saja ktika mencela orang lain yang lebih tidak sempurna, baik itu dalam ucapan apalagi perbuatan yg berasal dari pikiran yg dipengaruhi kegelapan, tentunya itu merupakan sesuatu kepribadian yang jauh dari kemuliaan dan bukan laksana seorang sadhu(berbudi luhur).

2. Guna timira : disebutkan bahwa guna, yaitu kepandaian merupakan suatu yg bisa menimbulkan kemabukan dan juga kegelapan. Hal ini merupakan buah pikiran yang cerdas, namun tidak dilandasi dgn sattwika guna dan juga tidak mengindahkan dharma. Guna timira kemudian mengakibatkan kesombongan serta pula bisa kesengsaraan bagi yg dikuasai, tentunya rajasik yg berperan untuk menunjukkan ambisi yg tinggi serta berlebihan. Inilah yang mengakibatkan dunia hancur, dan kecerdasan itu menjadi sebuah kelicikan semata.
Seseorang yang guna timira, sungguh bisa dinyatakan sebagai seseorang yg tidak meyakini akan kebenaran dharma. Mereka terlalu sibuk akan kepintaran duniawi saja, dan tidak menyeimbangkan pada pemahaman jiwa itu sendiri.
Seseorang yg tidak mempercayai atau meyakini kebenaran agama, disebut nastika. Dalam sarasamsucya disebutkan :

Sarasamuscya 113
Apramayam ca vedanam sastranam catilanghanam,
Sarvatra canavasthanamrtannacanamatmanah.
Artinya : lagi pula, jika tidak mempercayai ajaran suci weda pun tidak menaati akan ajaran dharmasastra serta tidak mengikuti ketentuan-ketentuan ajaran agama, pasti setelah meninggal dunia akan kembali berulang2 hidup sengsara.

Walaupun dengan kepintran dan kecerdasan yg tinggi, tapi tanpa menyadari akan sebuah keyakinan dan susila yg baik, maka itu seperti padi yang tidak berisi. Yang mendongak, namun tanpa berisikan kebijaksanaan yang sattwikam.

3. Dhana timira …adalah kegelapan yg ditimbulkan karena materi serta kekayaan duniawi..Sesungguhnya pula artha yg didapat tanpa dharma adalah sebuah kebodohan yg nyata..Dan ktika tnpa diberikan kendali, maka sebuah keterikatan akan duniawi, akan sanggup mengikat untuk tidak bisa menuju pulau tujuan..

Tentu di jaman kali ini, adalah sangat mudah menemukan mereka yg menuhankan kekayaan dan mengesampingkan dharma itu sendiri..Terpuruk itu sebagai suatu kenyataan hidup, akan cepat atau lambat menjadi kryamana karmapala di kehidupan mendatang..

Sarasamuscaya 267..
Jatasya hi kule mukhye paravittesu grdhyatah lobhasca
Prajnamahanti prajna hanti hata sriyam..
Artinya : Biarpun orang keturunan MUlia, jika berkeinginan merampas kepunyaan orang lain, maka hilanglah kearifannya karena kelobhaannya; apabila telah hilang kearifannya itu, itulah yg menyebabkan hilangnya kemuliaannya, keindahannya, dan seluruh kemegahannya..

Maka tentu saja, bahwa karma buruk akan selalu mengikuti keadharmaan, dimana dharma akan selalu dijalani dgn kegelapan yg nyata dan menutup mata hati akan kebertuhanan dan berkemanusiaan..

4. Kulina timira..adalah kegelapan karena keturunan.. sesungguhnya bahwa keturunan dri seorang bangsawan atau yang terhormat, belum berarti membuat keturunannya bisa seperti yg diharapkan oleh keturunan itu.. Sebagaimana seekor angsa tentu harus belajar mencari ikan kecil dalam proses yg tidak mudah dilalui.. Dan tentu saja dharma yg ada, menjadi suatu dasar yg mutlak untuk bisa berada pada jalur-jalur yg sesuai dgn yg telah tergariskan..Sebagaimana jua yg tersirat di sarasamuscya..

Sarasamuscya 63..
Arjavam cancramsyam ca damaccendriyanigrahah,
Esa sadharano dharmascaturpvarnye bravinmanuh..
Artinya : inilah prilaku empat golongan yg patut dilaksanakan :arjawa jujur dan terus terang, anrcangsya tidak mementingkan diri sendiri, dama yaiti menasehati diri sendiri, indriyanigraha mengekang hawa nafsu..keempat itulah yg harus dibiasakan oleh empat itu sprti sabda bhatara manu…

Maka dlam beberapa bgian penggologna itu yg baik berasal dari keturunan atau dari kecintaan akan ilahi, maka tentu saja kegelapan karena keturunan adalah yg menjadikan manusiamlupa akan kebenaran itu sendiri..

5. Yohana timira ….adalah kegelapan karena usia muda..
Usia muda yg bergejolak dan memberi pengaruh buruk akan pola pikri dan kedewasaan dalam memengaruhi keputusan yg ada.Tentu saja pertemanan dan kawan serta loyalitas semu dalam pergaulan, adalah salah satu sifat anak muda yg dikuasai rajasik guna.Dalam sarasamuscya disebutkan..

6. Sura timira yaitu kegelapan krana berlebihan minuman keras..Kedua timira itu dapat dijelaskan pada sloka ini..

Sarasamuscya 325..
Samklistakarmanamatipramadam bhuyo nrtam cadr dabhaktinam ca, vicitaragam bahumayinam ca naitan niseveta naradhaman sat..

Artinya : inilah orang yg tidak layak dijadikan kawan bergaul, orang yg selalu mengusahakan kesedihan terhada orang lain, serta buruk laku, yg sangat alpa, yg kata2nya bohong dusta, orangnyg terikat hstinya kepada minuman keras, keenam orang yg sangat keji itulah yg dihindarkan

7.Kasuran timira yaitu kegelapan karena keberanian..Tentu saja sebuah kegelapan yg nyata, ktika mata tidak mampu memberikan suatu caranyg bijak utnuk tidak mengobral keberanian kemana-mana..Hal ini menjadikan diri berpedoman pada emosi yg rajas dan tamasik..
Dalam sarasamuscya disebutkan..

Sarasamuscya 149..
Ye dhananyapakarthashantii narah svabalamasritah,
Na hared dharmakamam ca pramusanti na samsayah..
Artinya : jika ada orang yg merampas kekayaan orang lain denfan berpegamg pada kekuatannya dan punya pngikut banyak, malahan nukan hamya kekayaan hasil curiannya saja yg terempas darinya, tetapi juga dharma artha kamanya itu turut sirna atas krena perbuatannya…

Maka tentulah kegelapan krna keberanian adalah sesuatu yg tisal layak dilakukan..

Demikian kiranya setitik tinta untuk me nulis semesta..Karena semesta akan senantiasa menepatinjanji sesuai yg diberikan oleh kesadaran kita ini..

Salam gwar april 1 2015

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 2 April 2015 in agama, budaya

 

Tag: , , ,

 
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 1.644 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: