RSS

Perempuan Bali pada masa

18 Mar

… Dimanakah ia suatu masa..

bahwa seorang ibu bersama dengan,..

bayinya digendongnya oleh ..

sebuah tangan dan yang lainnya…

merangkai daun kelapa …..

setiap detik dan waktu..

menelaah waktu tuk rayakan..

suatu hari kebesaran .. ..

Beliau semata…

Tiada balutan gincu..

tiada rangkuman bedak..

tuk letakkan kecantikan luar…

namun semua tau..bahwa ia…

adalah hati terdalam yang suci..

dan kesetiaan yang sejati

dan .. tuk rangakaian kala yang berlalu..

benamkan hati pada sekelumit cerita jaman..

dimana periode global sampingkan ia..

sang terdalam suci..

terpaan musik-musik klab malam..

dan badai-badai suatu jayaan hina..

terpapah oleh sekelumit cerita perempuan..

bibit-bibit kebohongan terpancar..

waktu diisi dengan hiasan..diri…

tanpa pikirkan Beliau sujati..

pertanyaan terlontar..

“Apa kau bisa membuat banten?”

anggukan kepala dengan tangan terkepal sampaikan..

“Aku bisa penting kah?”..

gwar..18 3 09

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Maret 2009 in agama, doa, filosofi

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: