RSS

Bagaimana Beliau bisa Banyak Nama..

11 Jul

bahasan ini dapat dinyatakan sebagai tuntunan bagaimana Beliau bisa disebut sebagai banyak nama..

Terutama dalam bahwasannya Beliau disebutkan sebagai unsur Tri Murti dunia..yang berartikan sebagai Brahma, Wisnu, Siwa…

seperti diketahui bahwa Brahma adalah sebagai pencipta, dimana manusia pun dalam penerapan kehidupannya merupakan suatu pencinpta dalam hidupnya, yaitu pencipta kedamaian…

disamping itu terdapat Sang Hyang Wisnu yang merupakan manifestasi Beliau sebagai pemelihara dunia…Adapun berbagai cerita atau suatu waktu Beliau turun ke dunia untuk menyelamatkan berbagai umat manusia dalam bentuk avatara. Avatara adalah suatu bentuk Tuhan yang berkepribadian dan menujukan diri pada suatu penyelamatan pada dunia sebagai pengajar atau penuntun manusia menuju kebebasan. Ada sepuluh avatar yang bahwasannya sebagai penyelamat dunia dalam suatu bentuk- bentuk tertentu. Avatar-avatar tersebut adalah sebagai berikut:

1. Matsya Awatara yaitu Hyang Widhi turun kedunia sebagai Ikan yang besar yang menyelamatkan manusia pertama dari tenggelam saat dunia dilanda banjir yang maha besar.

2. Kurma Awatara yaitu Hyang Widhi turun sebagai kura-kura besar yang menumpu dunia agar selamat dari bahaya terbenam saat pemutaran Gunung Mandara di Lautan Susu (Kesire Arnawa) oleh para Dewa untuk mencari Tirta Amertha (Air suci kehidupan)

3. Waraha Awatara yaitu Hyang Widhi turun sebagai Badak Agung yang mengait dunia kembali agar selamat dari bahaya tenggelam

4. Nara Simbha Awatara yaitu Hyang Widhi turun sebagai manusia berkepala singa (Simbha/Sima) yang membasmi kekejaman Raja Hyrania Kasipu yang sangat lalim dan menindas Adharma

5. Wamana Awatara yaitu Hyang Widhi turun kedunia sebagai orang kerdil berpengetahuan tinggi dan mulia dalam mengalahkan Maha Raja Bali yang sombong dan ingin menguasai dunia serta menginjak-injak Dharma.

6. Paracu Rama Awatara yaitu Hyang Widhi turun kedunia sebagai Rama Parasu yaitu Rama bersenjatakan Kapak yang membasmi para ksatrya yang menyeleweng dari ajaran Dharma.

7. Rama Awatara yaitu Hyang Widhi turun sebagai Sang Rama putra raja Dasa Rata dari Ayodya untuk menghanncurkan kejahatan dan kelaliman yang ditimbulkan oleh Raksasa Rahwana dari negara Alengka.

8. Krisna Awatara yaitu Hyang Widhi turun sebagai Sri Krisna raja Dwarawati untuk membasmi raja Kangsa, Jarasanda dan membantu Pandawa untuk menegakkan keadilan dengan membasmi Kurawa yang menginjak-injak Dharma.

9. Budha Awatara yaitu Hyang Widhi turun sebagai putra raja Sododana di Kapilawastu India dengan nama Sidharta Gautama yang berarti telah mencapai kesadaran yang sempurna. Budha Gautama menyebarkan ajaran Budha dengan tujuan untuk menuntun umat manusia mencapai kesadaran, penerangan yang sempurna atau Nirwana.

10. Kalki Awatara yaitu penjelmaan Hyang Widhi yang terakhir yang akan turun untuk membasmi penghinaan-penghinaan, pertentangan-pertentangan agama akibat penyelewengan umat manusia dari ajaran Hyang Widhi (Dharma). Menurut keyakinan umat Hindu, awatara terakhir akan turun apabila memuncaknya pertentangan-pertentangan agama di dunia ini.

Yang ketiga adalah Siva..sebagai pelebur, pengembalian dunia kepada Tuhan atau Sang Hyang Widhi…Titisan Siva pun ada yang mengikuti titisan Wisnu sebagai pendamping, sebagai contoh adalah Hanuman yang bersifat sebagai titisan Siva di Jaman Ramayana…

dari amalan itu terdapat tiga horisontalitas makna manifestasi Beliau..sebagai pencipta, pemelihara, pelebur..bisa dibandingkan dengan GOD yaitu Generator, Operating, Destruction..

Selain itu terdapat pula Ganesha sebagai anak Dewa Siva, Narayana, Shri, Gayatri dan sebagainya yang menyebutkan bahwa Ia adalah termanifestasi sesuai dengan keinginan umatnya..

yang salah satunya disebutkan pula kiasan yang berartikan :”Ekam Sat Viprah Bahuda Wadanti” yang berarti bahwa Hanya ada satu Beliau namun orang Bijaksana menyebutNya dengan banyak Nama..karena berbagai fungsi-fungsi tersendiri dari Beliau itu sendiri..

seseorang dalam menjalani berbagai ritual menyelami kehidupan ini, sangatlah memiliki berbagai sudut pandang yang berbeda pula…ada yang memuja Ganesha sebagai citraan Tuhan, ada pencinta Siva, ada pencinta Wisnu…pada dasarnya adalah sama memuja suatu Beliau sahaja…namun mereka dalam menyelami Beliau terdiri dari berbagai citra-citra tersendiri…hal itu menyebutkan bahwa HIndu memiliki suatu universalitas dalam menjalani berbagai sudut pandang tersebut…mana yang lebih cocok maka citra itu yang terpilih…

Sebagai awal pembentukan spiritual, disajikan bahwa citra Beliau bisa disimbolkan sebagai suatu wajah yang menyenangkan, penuh cinta kasih dan terlaksa sebagai pelindung..hal itu disiarkan dalam hati dan dipujam serta dijapam sedemikian rupa untuk mengikrarkan Beliau dalam hati masing-masing sampai seumur hidup….

ada juga yang disimbolkan sebagai suatu huruf atau ayat- ayat yang menyimbolkan Beliau..seperti Ongkara…hal itu kembali tergantung pemahaman masing-masing dalam penerapan citra Beliau…

tiada yang salah, bahkan dalam penerapan lain, Beliau bisa dipaparkan sebagai sesuatu yang tiada terjangkau namun memiliki cahaya pada setiap mahluk yang menyebabkan tiada yang tanpa berisikan Beliau baik mahluk hidup ataupun tidak…Ini pencitraan Beliau ada dimana-mana pada berbagai mahluk…

dalam bhagawadgita disebutkan sebagai berikut :

    Ye yathā mām prapadyante tāms tathaiva bhajāmy aham,
    mama vartmānuvartante manusyāh pārtha sarvaśah

(Bhagavad Gītā, 4.11)

Arti:

    Jalan mana pun yang ditempuh seseorang kepada-Ku,
    Aku memberinya anugerah setimpal. Semua orang mencari-Ku
    dengan berbagai jalan, wahai putera Partha (Arjuna)

    Yo yo yām yām tanum bhaktah śraddhayārcitum icchati,
    tasya tasyācalām śraddhām tām eva vidadhāmy aham

(Bhagavad Gītā, 7.21)

Arti:

    Kepercayaan apapun yang ingin dipeluk seseorang,
    Aku perlakukan mereka sama dan
    Ku-berikan berkah yang setimpal supaya ia lebih mantap

maka Beliau dalam banyak nama dan bentuk adalah jalan saja bagi diri nya masing-masing untuk mengenal Beliau Sang Maha Kuasa…

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 11 Juli 2009 in agama

 

Tag: , , , , , ,

4 responses to “Bagaimana Beliau bisa Banyak Nama..

  1. lily

    5 Februari 2010 at 09:17

    Hai lingga, sy lilly dari ‘free style ajah’. Kamu deep banget ya, aku -sekalipun ngga seiman-sangat tertarik dng ulasan km . Apa kamu pernah menulis buku?

    Suka

     
    • linggawardanasahajakers

      6 Februari 2010 at 01:20

      terima kasih lily…atas kunjungannya…ah cuma pemahaman saya aja kok…thanks yapz…

      Suka

       
  2. didikoseng

    19 April 2010 at 14:52

    Menurut sepengetahuan saya berdasar pada tulisan Karen Armstrong, manusia menciptakan agama dan memberi nama – nama pada Tuhannya.

    Ada agama yang terbentuk karena pencarian manusia, yaitu Hindu dan Buddha. dan ada agama yang terbentuk atas petunjuk wahyu kepada manusia yang kemudian dikenal sebagai nabi. Yaitu Yahudi, Kristen dan Islam. Tuhan memperkenalkan dirinya adalah Allah.

    Menurut Nabi Hindu, yang akhirnya menulis kitab Veda, Dialah yang memberi nama-nama pada Tuhannya. Pemberian nama berdasar pada sifat. …

    Saya sangat senang jika anda bersedia berkunjung dan juga berkomentar di blog saya, saya ingin berdiskusidengan anda. terima kasih sebelumnya, salam.

    http://blogawam.wordpress.com/2010/04/17/masalah-penciptaan-alam-semesta-sudah-selesai/

    Suka

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: