RSS

Saraswati dalam makna..

01 Agu

berdalam dalamnya makna ilmu pengetahuan insani,…
dewi suci nan cantik bagai ilmu itu sendiri…
mengembang sarira dalam segenap jiwa…
menyeruput makna dalam segenap sarira..

mengendalikan pikiran dalam jiwa atma…
segenap rasa tandingkan segera…
mengundang aksara dalam serupa kata….
.ilmu itu akan mengendalikan dunia….

dalam jiwa berantahkan sebab akibat….
jiwa termurnikan oleh karena serekat…
hakikat hidup terlaksana murni dan suci…
dalam untaian tirta saraswati…

buku dan sajak tersucikan…
bergerumul makna dalam buku itu…
wahai syairan kau tersucikan…
dalam sucian buku itu…..

ilmu pengetahuan turun ke dunia…
hari inilah maka syaratilah…
bersemedilah dalam segala nikmatnya….
karena hari inilah kau ada…

dalam saraswati…
dalam saraswati…
dalam saraswati…
saraswati dalam….

saniscara kliwon watugunung…
hari raya saraswati….

gwar…

diambil dari blog sajak penulis..

Saraswati merupakan manifestasi Sang Hyang Widhi dalam bidang ilmu pengetahuan..dilukiskan Beliau memiliki kecantikan yang luar biasa, yang sama dengan arti dari pengetahuan itu sendiri…yang cantik dan luar biasa….diibaratkan ilmu pengetahuan memiliki daya tarik tersendiri untuk siapa pun yang berniat mempelajarinya.. dan pula sesungguhnya akan terlihat kecantikan dan kewibawaan pada manusia yang mau mempelajari ilmu pengetahuan tersebut..

Dewi saraswati sendiri dilukiskan pula membawa genitri sebagai lambang ilmu pengetahuan tiada habis-habisnya, lontar sebagai lambang sumber dari pengetahuan itu sendiri, wina (rebab) bahwa ilmu pengetahuan memiliki suatu keindahan, teratai sebagai makna bahwa yang memiliki ilmu pengetahuan itu memiliki pula bhuana agung dan bhuana alit, angsa sebagai unggas yang pintar dalam membedakan makanan seperti juga manusia yang mampu memahami baik dan buruk jika berpengetahuan, serta merak sebagai lambang kewibawaan..

mantra saraswati yang terkandung dalam reg weda..:

“Yaste stanah Sasyo yo mayobhuyemma visva pushyasi
Varyani yo ratnadha vasuvidyah sudatrah
sarasvati tamiha dhatave kah” (Rg-Weda 1. 164. 49).

 [Oh Saraswati anugrahilah susu kehidupanmu untuk kehidupan di sini yang ada di dalam tubuhmu, yang menaburkan kebahagiaan yang engkau berikan kepada (mereka yang memujamu) dengan semua bendabenda terpilih, ia yang memegang semua benda-benda indah, yang mengetahui kekayaan musuh dan yang menawarkan hadiah-hadiah baik].

“Pavaku nah Sarasvati vajebhirvajini-vati Yajnam vasthu dhiyavasuh” (Rg-Weda 1.3.10).

[Mudah-mudahan Dewi Saraswati menjadi penyuci, mudah-mudahan ia yang memiliki makanan menganugrahkan kepada kami, yang memiliki kekayaan mudah-mudahan menginginkan yajna].

“Codayitri sunrtanam cetani sumatinam Yajnam dadle saraswati” (Rg-Weda 1.3.13). [Saraswati memberikan inspirasi perbuatan baik dan pikiran baik memegang yajna].

“Maho arnah Saraswati pra cetayati ketuna Dhiyo visva vi rajati (Rg-Weda 1.13.12)”. [Saraswati dikenal, melalui gerakan air yang maha besar. Semoga doa pujaan memancarkan cahaya sangat banyak]

“Sarasvati tvamasmam aviddhi marutvati jeshi Satrun
Tyam cicchardhantam tavishiyamanamindro hanti
Vrshabham Sandikanam (Rg-Weda 2.30.8)”.
[Oh Sarasvati engkau melindangi kami. Engkau yang dihubungkan dengan para Marut, yang merupakan petarung agung menakiukan musuh-musuh kami. Indra membunuh para Shandika yang kuat yang terkenal yang membenci kami].

“Vivasema Iyam sush mebhirvisaka ivarujat sanu girinam tavashebhirurmibhih
Paratva taghnimavase survrktibhih Sarasvatima dhitibhih” (Rg-Weda 6.61.2). [Saraswati menghancurkan puncakpuncak gunung dengan arus gelombangnya yang kuat seperti begitu gampangnya menghancurkan kembang-kembang. Kami mengagungkan dia sebagai penghancur gunung-gunung dan memujanya dengan pengabdian yang agung demi perlindungan kami].

Ekacetat Sarasvati nadinam suciryati giribhya a samudrat” (Rg-Weda, 7.95.2) [Sarasvati saja yang memiliki vitalitas di antara sungai-sungai dan ia yang paling suci mengalir dari gunung-gunung menuju laut.

 
“Imam me gange yamune sarasvati Satudri stomam Sacata parushnya
Asikanya marudvrdhe citastayarjikiye Srnutdya Sushomaya” (Rg-Weda
10.75.5). [Oh Gangga, Yamuna, Sarsvati, Satudri dengan Parshi, Marudvridhan dengan Asikini; Arjikiya dengan Visastra dan Sushnoma mendengar doa mu.

“Ayat sakam yasaso vavasnah sarasvati sap tathi sindhumata.
Yah sushvayanta sudughah sudhara abhisvena payasa pip yanah” (Rg-Weda
7. 36.6). [Mudah-mudahan (sungai) ketujuh, Sarasvati, ibu sungai Sindhu dan sungai-sungai yang mengalir deras dan menyuburkan memberikan makanan berlimpah, dan memberikan makanan (kepada orang-orang) dengan air mereka, datang pada suatu saat bersama-sama].

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 1 Agustus 2009 in agama, filosofi

 

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: