RSS

Paham Henotheisme (kemunduran persepsi) tuhan yg menang..

14 Nov

November 2016..

Memahami tentang ilahi sebagai sebuah persepsi, tentu merupakan sebuah kebersadaran akan Ilahiah itu sendiri..Seperti juga analogi yg terkenal trntang bagaimana seekor gajah diraba2 oleh mereka yg buta..Yang secara jelas menunjukkan bahwa tuhan adalah sebuah misteri, ktika para buta menggunakan egonya dalam menilai ilahi, maka tetap saja tidak ada kesepakatan yg bijak memahami ilahi itu sendiri, lah orangnya buta..dan kita juga buta meraba2..Namun hilangkan saja ego, maka bersedialah memahamiNya secara lebih dalam..

Cara memandang tuhan ilahi the supreme one, berdasarkan persepsi masing2 secara kolektif atau individu dapat disimak pada konsep berikut:

Monotheism adalah memandang tuhan adalah satu2Nya yg maha Kuasa Esa..tidak ada yg kedua, Hanya IA semata..

Monism pantheism adalah memandang tuhan ilahiah berada dimana2 merasuk kemana2 shingga seluruhNya sebenarnya adalah Ilahi semata..Pertiwi angin langit api semesta adalah IA jua..Terkadang konsep ini “licin” kesadaran dri seseorang agar tidak merosot adalah hal yg bijak..

Panentheism yaitu berada di dalam Ilahi tuhan, yg Maha besar mahima dan sesungguhnya kita berada di dalamNya..

Politheism..tuhan yg banyak, yg sejatinya mrupakan konsep purba dlam hindu adalah manifest Ilahi brahman dimana tuhan punya banyak Nama dan Tetap ESa..

Yg terakhir yg dibahas adalah tuhan dipandang sbagai konsep henotheism, dimana sebagai pndangan tuhan adalah pemenang dri tuhan lainnya, ini adalah pandangan terendah dan mengerikan krna hrus ada akan terjadi peperangan fisik dan batin..Pandangan yg sangat merendahkan keEsaan Tuhan itu sendiri, serta memandang tuhan yg banyak sbagai politheism..dan jua mrasakan bahwa tuhan yg satu2Nya itu adalah hrus menang dari tuhan yg lain..

Bisa berawal dari monohteism yg kaku doktrin tentang penentangan keberagaman tnpa memandang konsep monism panentheism yg ada sebetulnya di setiap agama..Kemudian masuk pada henotheism dimana hanya satu tuhan dan memandang tuhan lainnya sbagai hal yg salah, tentu hrus berperang mereka untuk menunjukkan bahwa ego mereka ttg tuhan sya yg paling sempurna, lalu berapa ada tuhan??

Pada akhirnya Mereka terjebak pada ego mereka sendiri, lupa hakikat mereka pda pnyebaran kebahagiaan ilahi..Dan akhirny Merendahkan tuhan itu sendiri yg sebetulnya merupakan konsep universalitas semata.

Apatah dosa dalam menduakan ilahi??

.Dan smoga kebijaksanaan dri seluruh pnjuru hadir..

Swaha..

Gwar nov..

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 14 November 2016 in agama, filosofi

 

Tag: , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: